Wagub Kepri Tegaskan, Desa saat Ini Dituntut Menjadi Lebih Mandiri dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 25 Mei 2026 | 19:35 WIB
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura menjadi keynote speaker pada kegiatan Rakorda Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Kelembagaan Desa se-Provinsi Kepri. (Foto:Diskominfo Kepri)
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura menjadi keynote speaker pada kegiatan Rakorda Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Kelembagaan Desa se-Provinsi Kepri. (Foto:Diskominfo Kepri)

KLIKREAD.COM, Kepri - Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan bahwa desa saat ini dituntut menjadi lebih mandiri, akuntabel, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat disparitas kapasitas aparatur desa dan BPD dalam pengelolaan administrasi, koordinasi kewilayahan, hingga optimalisasi kelembagaan desa.

Penegasan Nyanyang tersebut saat menghadiri sekaligus menjadi keynote speaker pada kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Kelembagaan Desa se-Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.

Baca Juga: Pengendalian Inflasi, TPID se Kepri akan Terapkan 4K dari Hasil Kegiatan Capacity Building di Jabar

Acara digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin 25 Mei 2026.

Kegiatan diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kepulauan Riau.

Mengusung tema “Integrasi Tiga Pilar Pembinaan: Mewujudkan Tata Kelola Administrasi Akuntabel, Kerjasama Strategis, dan Lembaga Desa yang Berdaya Saing.”

Rakorda ini menjadi forum strategis dalam membangun koordinasi, sinkronisasi, dan harmonisasi kebijakan antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, aparatur desa.

Baca Juga: Wagub Kepri Tegaskan Pengembangan Olahraga Bagian Penting Pembangunan SDM Sesuai Asta Cita Presiden RI Menuju Indonesia Emas 2045

Hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD) guna memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang terpadu dan berkelanjutan.

Sebanyak 1.429 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari kepala desa, perangkat desa, BPD, serta unsur terkait lainnya dari 275 desa se-Provinsi Kepulauan Riau.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara hybrid dengan peserta hadir secara langsung maupun virtual dari seluruh kabupaten/kota di Kepri.

“Rapat koordinasi ini sangat strategis untuk menyamakan persepsi, mengidentifikasi berbagai kendala di daerah.

Baca Juga: GPM Upaya Menjaga Keterjangkauan Harga Pangan, Terutama Masyarakat Penghasilan Rendah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X