Terutama dalam mendukung sistem perdagangan dan keberlangsungan kawasan Free Trade Zone (FTZ).
Dalam rapat tersebut turut dibahas perlunya penyesuaian terhadap data kependudukan dan aktivitas ekonomi sebagai dasar perencanaan wilayah.
Baca Juga: Yumaroh, Inspirator Literasi Bengkong Membawa Nama Batam Bersinar di Kancah Nasional
Pemerintah menilai kebutuhan logistik dan kuota barang di kawasan FTZ tidak dapat hanya mengacu pada jumlah penduduk ber-KTP Batam.
Tetapi juga perlu mempertimbangkan masyarakat non-KTP Batam yang bekerja dan beraktivitas di kota ini.
Rapat tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam Mouris Limanto, Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam Sudirman Saad, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan.
Baca Juga: Tingkatkan Literasi dan Budayakan Lisan Daerah, 100 Siswa SD/MI Adu Kemampuan Lomba Bertutur
Dan juga Pembangunan Kota Batam Demi Hasfinul, serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kota Batam Jefridin.***
Artikel Terkait
100 Calon KNMP Dipersiapkan, Menteri KKP Nilai Kepri Relevan untuk Pengembangan PSN Program KNMP
32 Lokasi Segera Dibangun, KKP Apresiasi Pemprov Kepri Atas Dukungan Program Pembangunan KNMP
Pemprov Kepri akan Gemakan 'Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara' di Upacara Hakitnas ke-118 Tahun 2026
Dewi Ansar Berharap GASSA 2026 SMAN 1 Binut Lahirkan Generasi Muda Kepri Unggul Disegala Bidang
Kota Tanjungpinang Siapkan 200 Juru Sembelih Halal Siap Bertugas pada Hari Raya Idul Adha
Tingkatkan Literasi dan Budayakan Lisan Daerah, 100 Siswa SD/MI Adu Kemampuan Lomba Bertutur
Yumaroh, Inspirator Literasi Bengkong Membawa Nama Batam Bersinar di Kancah Nasional
Sespimmen Polri Gelar KKP di Tanjungpinang, Kapolresta Berharap Lahirkan Pemimpin Adaptif dan Berintegritas
Walikota Lis Apresiasi dan Siap Dukung Penuh Sespimmen Polri Selama KKP di Tanjungpinang
Walikota Lis Pastikan Retrutmen Karyawan Indomaret Seluruhnya Warga Tempatan Tanjungpinang