Namun, masih ada persepsi di masyarakat bahwa pendidikan membutuhkan biaya besar.
Saat ini, sebagian besar jenjang pendidikan telah ditanggung negara.
Program sekolah rakyat menjadi salah satu upaya untuk menjangkau anak-anak yang putus sekolah maupun dari keluarga kurang mampu.
Baca Juga: Batam Kota Tujuan, Menjaga Keseimbangan Antara Migrasi dan Lapangan Kerja
“Masih ada anggapan sekolah itu mahal. Padahal sebagian besar sudah ditanggung negara.
Program sekolah rakyat ini salah satu solusi agar anak-anak tetap bisa mendapatkan pendidikan,” kata Lis.
Lis menambahkan, peningkatan akses pendidikan menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam mengatasi kemiskinan.
Baca Juga: Buka Ruang Lebih Luas bagi Perempuan, Walikota Lis Berkomitmen Wujudkan Kesetaraan Gender
“Memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak yang tidak mampu menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Per Hari Batam Sumbang 1.300 Ton Sampah, Pemko Batam Perkuat Tata Kelola Persampahan
Jaga Keamanan Kawasan, Polda Kepri Terima Audiensi Konsulat Jenderal Singapura
Dinilai Miliki Potensi Besar, Walikota Amsakar Gandeng BRIN Kembangkan Kebun Raya Batam
Deteksi Dini Potensi Gangguan Sosial, Satpol PP Kota anjungpinang Gandeng Kader Posyandu
Buka Ruang Lebih Luas bagi Perempuan, Walikota Lis Berkomitmen Wujudkan Kesetaraan Gender
Respons Aduan Warga U-Turn Di Jalan Laksamana Bintan Dibuka Kembali, Lokasi Digeser Demi Keselamatan
Batam Kota Tujuan, Menjaga Keseimbangan Antara Migrasi dan Lapangan Kerja
Siap-Siap Greget! Nada Salsabila Kamil Rilis Cerita Baru 'NaCl' di Wattpad
Revisi RTRW Kepri 2026, Pemko Batam Komitmen Pertahankan Kampung Tua
Walikota Lis Upayakan Seluruh Guru di Kota Tanjungpinang Belum SI/D4 Terima Program Beasiswa Pemerintah Ditargetkan 150 Ribu Guru