Atasi Kekurang Dokter Spesialis, Gubernur Kepri Segera Luncurkan Program Beasiswa Dokter Spesialis

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Kamis, 8 Mei 2025 | 20:04 WIB
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat memimpin rapat koordinasi bersama seluruh Bupati dan Walikota se Provinsi Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis 8 Mei 2025. (Foto: Diskominfo Pemprov Kepri)
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat memimpin rapat koordinasi bersama seluruh Bupati dan Walikota se Provinsi Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis 8 Mei 2025. (Foto: Diskominfo Pemprov Kepri)

KLIKREAD.COM, Kepri – Dalam rangka mengatasi kekurang dokter spesilais di Provinsi Kepri, Gubernur Kepri Ansar Ahmad segera meluncurkan program beasiswa pendidikan dokter spesialis.

Beasiswa ini akan diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kepri dan pemerintah kabupaten/kota se-Kepri.

Program ini diharapkan dapat mengatasi kekurangan dokter spesialis yang saat ini menjadi tantangan besar dalam penyediaan layanan kesehatan yang layak bagi masyarakat Kepri.

Baca Juga: Wagub Kepri Terima Kunjungan Konjen India, Bahasa Potensi Kepri Dibidang Industri

“Pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di Provinsi Kepri sangat mendesak.

Masyarakat kita membutuhkan akses kesehatan yang memadai dan berkualitas. Dengan program ini, kami berharap dapat mencetak tenaga medis yang handal dan siap melayani masyarakat,” ujar Gubernur Ansar.

Saat itu Ansar memimpin rapat koordinasi bersama seluruh Bupati dan Walikota se Provinsi Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis 8 Mei 2025.

Baca Juga: Pemprov Kepri Mantapkan Komitmen Birokrasi Akuntabel Lewat Asistensi SAKIP dan Zona Integritas

Pemerintah Provinsi Kepri akan menyediakan 39 kuota beasiswa pendidikan dokter spesialis.

Sementara pemerintah kabupaten dan kota masing-masing diminta untuk memberikan beasiswa bagi 22 dokter spesialis.

Secara keseluruhan, akan ada 62 kuota beasiswa yang disediakan oleh pemerintah provinsi dengan budget sharing bersama pemerintah kabupaten/kota.

Baca Juga: Lis Instruksikan Pegawai Pemko Tanjungpinang Tingkatkan Kinerja dan Kedisiplinan

Program beasiswa ini direncanakan untuk dimulai pada tahun 2026, dengan anggaran yang sudah dialokasikan di tahun tersebut.

Gubernur Ansar meminta setiap kabupaten/kota untuk segera mendata kebutuhan dokter spesialis di wilayah masing-masing agar program ini dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X