Klikread.com - Medio 90-an velg kaleng amat familiar digunakan di setiap kendaraan roda empat, baik mobil lama maupun baru keluar dari dealer.
Hingga saat ini masih ada mobil yang menggunakan velg kaleng, terutama untuk tipe terendah mobil tertentu, tak enak dipandang tapi punya kelebihan.
Mobil zaman dulu umumnya memakai velg kaleng karena mengutamakan sisi durabilitas, inilah kelebihan yang tak ada di velg alloy.
Seperti yang kita ketahui, velg kaleng strukturnya kuat dan lentur saat terkena hantaman.
Bila penyok, tinggal dipress ulang hingga ke bentuk semula. Karena bahannya yang kuat, maka velg kaleng juga memiliki kemampuan angkut membawa muatan yang lebih berat.
Velg kaleng terbuat dari besi atau baja murni, memiliki kekuatan atau durability yang lebih baik.
Materialnya lebih tahan terhadap tekanan dan juga benturan saat menghantam jalan yang berlubang.
Kalaupun rusak parah, harga velg kaleng ini cukup murah bila dibandingkan velg alloy.
Dengan kondisi sama-sama baru, harga velg kaleng maksimal hanya 50% dari harga velg alloy.
Baca Juga: Meresahkan, Ada temuan Penyakit LSD, Impor Sapi dari Australia Distop Sementara
Sebagai gambaran, velg alloy KW Taiwan diameter 15 inci harganya ada di kisaran Rp 1,2 juta per buah.
Sementara itu untuk velg kaleng dijual per buah seharga Rp1 juta per buah untuk kondisi baru.
Artikel Terkait
Update Harga Toyota Agya Per Agustus 2023, di Bawah Bayang-bayang Ayla dan Brio
Daihatsu Sigra 2023: Mobil Keluarga Paling Laris Tahun Ini, Cek Harga Per Agustus 2023
Honda Brio Satya S, Varian Paling Rendah yang Siap Beradu dengan Toyota Agya dan Daihatsu Ayla
Per Agustus 2023 Harga BBM Jenis Ini Naik: Bagaimana dengan Pertalite?