“Kereta api Indonesia dengan semua sistemnya dilaporkan kepada saya mengangkut penumpang satu tahun 486 juta. 486 juta penumpang naik sistem kereta api kita,” ucapnya.
Baca Juga: Kapasitas KRL Jabodetabek Tinggi, Pemerintah Pesan 23 Set Kereta untuk Pecahkan Persoalan
Angka tersebut, lanjut Presiden, menunjukkan bahwa moda transportasi ini memiliki peran vital bagi masyarakat dan ekonomi nasional.
Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa pembangunan transportasi publik akan berjalan beriringan dengan sektor lain yang juga strategis.
Dalam arah kebijakan tahun pertama pemerintahannya, ia tetap menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas utama.
Baca Juga: Nikita Mirzani akan Kena Gugatan Balik dari Reza Gladys dengan Tuntut Rp4 Miliar
“Dan memang sistem kereta api kita ini akan menjadi fokus perhatian dari program pemerintahan yang saya pimpin,” terangnya.
“Walaupun memang saya sudah sampaikan kepada seluruh jajaran pemerintah bahwa tahun pertama fokus pemerintahan yang saya pimpin adalah mengamankan pangan. Karena pangan ini adalah yang paling strategis,” ucapnya. ***