Shofi juga mengaku pada 2009 pernah menjual tanah dan mendapatkan uang Rp9 juta untuk diberikan kepada pelaku.
Ungkap Doktrin dan Sikap Pelaku pada Santri
Lebih lanjut, Shofi mengaku alasan dirinya masuk sebagai pengikut pelaku karena menganggapnya sebagai sosok yang memiliki kemampuan lebih dan menjadi wali Tuhan.
“Saya anggap dia itu Wali Allah, dia tau semuanya. Mbah saya akan meninggal sampai jamnya dia tahu. Adik saya akan melahirkan jam 11 malam suruh telepon, dia ngasih tau jam dan nama,” jelasnya.
Shofi juga membeberkan bahwa pelaku selalu punya kebiasaan untuk menciumi para santrinya.
Baca Juga: Menteri Bahlil Jamin Harga BBM Subsidi dan Gas Melon Tidak Naik Hingga Akhir 2026
“Pelaku menyimpang ya paling salaman itu tadi. Istri saya juga begitu, dicium pipi kanan-kiri, jidat, dan bibir. Banyak santri yang dibegitukan, hampir semuanya,” terangnya.
“Doktrinnya itu, dunia dan seisinya itu nur (cahaya) Kanjeng Nabi. Itu benar, tapi terus ditandai dirinya sendiri, dibilang dunia ini halal untuk Nabi dan keturunan Nabi,” ujarnya.
Shofi juga mengatakan bahwa saat itu, jika istrinya ingin dinikahi oleh pelaku, ia harus memberi izin.
Selain mencium lawan jenis, Shofi juga mengaku sering melihat pelaku merangkul santri saat duduk bersama.
Baca Juga: Menteri Bahlil Jamin Harga BBM Subsidi dan Gas Melon Tidak Naik Hingga Akhir 2026
“Itu didiamkan karena orangnya mengaku Khariqul ‘Adah, punya kemampuan,” lanjutnya.
Kronologi Kasus Oknum Kiai Lakukan Pencabulan
Kasus ini mencuat dengan laporan 8 santri kepada salah satu pengurus ponpes yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Pati.
Artikel Terkait
Terulang Pelecehan Seksual di Kampus! Korban Mahasiswi Salah Satu Universitas di Depok, Polisi Tangkap Pelaku
Terjerat Kasus Pelecehan Seksual, Presiden Federasi Sepak Bola Perancis Noel Le Great Mundur dari Jabatannya
16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan di FH UI Disebut Punya Jabatan di Kampus, Kini Dibayangi Sanksi DO
Miris, Wanita Ini Bagikan Momen saat Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan di KRL tapi Penumpang Lain Menyuruh Diam: Tolong Berpihak pada Korban
Kiai di Pati jadi Tersangka Pencabulan, 50 Santriwati Diduga jadi Korban