KLIKREAD.COM, Jakarta - Ajudan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Marjani, usai diperiksa jadi tersangka kasus dugaan pemerasan, selanjutnya ditahan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin 13 April 2026.
Penahanan terlihat saat Marjani turun dari lantai dua Gedung Merah Putih KPK.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengenakan rompi oranye sebagai tanda tahanan KPK dengan tangan terborgol.
Baca Juga: Membuka Akses Pendidikan Terbaik bagi Warga Asli Jakarta, Pemprov Siapkan Beasiswa LPDP
Dengan pengawalan petugas, Marjani digiring menuju mobil tahanan yang akan membawanya ke rutan.
”Nama saya dicatut," kata Marjani saat digiring menuju mobil tahanan.
KPK belum menjelaskan peran Marjani dalam kasus ini.
Kontruksi perkara pun belum dibeberkan.
Diketahui, KPK mengumumkan Marjani sebagai tersangka pada Senin, 9 Maret 2026 lalu.
Baca Juga: Ribuan WNI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia Masih Berlanjut
"Penetapan tersangka baru ini artinya mengonfirmasi bahwa penyidikan perkara masih akan terus berlanjut," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Senin, 9 Maret 2026 lalu.
"Kita masih akan melihat bukti-bukti baru lainnya untuk kemudian melihat ya, dengan lebih dalam lagi, lebih luas lagi," sambungnya.***
Artikel Terkait
Ahmad Sahroni Ungkap Bantu Polisi Bongkar Kasus Penipuan KPK Gadungan dengan Uang Rp300 Juta
Besok Berangkat ke Rusia, Presiden Prabowo Dijadwalkan Bertemu Presiden Vladimir Putin Bahas Situasi Energi
Dubes Iran Bersyukur Kemenangan Iran Lawan AS dan Israel Merupakan Kemenangan Islam atas Kekafiran dan Musuh-musuhnya
Penertiban Hutan Bukti Presiden Berantas Korupsi, Seskab Teddy Sebut Selamatkan Rp370 T
Bupati Tulungagung dan Ajudan Ditetapkan Jadi Tersangka, KPK Perlihatkan Sitaan Uang Rp335 Juta dan Sepatu Mewah Hasil Pemerasan
Alami Mual dan Muntah, Puluhan Siswa di Pacitan Diduga Keracunan Konsumsi Makanan Program MBG
Gegara Siap Cium Lutut Gubernur Jabar KDM, Kekayaan Wagub Kalbar Disorot
Tim Satgas Berhasil Cegah 1.243 Calon Jemaah Haji dari Keberangkatan Ilegal
Ribuan WNI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia Masih Berlanjut
Membuka Akses Pendidikan Terbaik bagi Warga Asli Jakarta, Pemprov Siapkan Beasiswa LPDP