KLIKREAD.COM - Dalam rangka penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Walantaka, maka di Tahun 2024 tercatat ada 49 anak mengalami stunting yang menjadi fokus penanganan stunting di Kecamatan Walantaka dan salah satunya adalah di Kp. Pesanggrahan Desa Walantaka. “Iya di desa ini ada 2 anak yang stunting neng.” ujar Sarwani selaku ketua RT02.
Tujuan dari pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini karena dari hasil kami observasi di Kp. Pesanggrahan Desa Walantaka ada 2 anak yang terkena stunting. Oleh karena itu, tujuannya untuk mengedukasi para ibu di Kp. Pasanggrahan untuk mengetahui apa saja yang harus dilakukan dalam menangani atau mencegah stunting, yang dihadiri oleh Seluruh Kader Posyandu, Bidan, Ibu Hamil dan Ibu Balita.
Nama kegiatan yang kami laksanakan ini adalah “Sosialisasi Kepada Masyarakat Tentang Pencegahan Stunting untuk Ibu Hamil dan Anak Balita”. Lokasi yang kami pilih untuk melakukan Sosialisasi kepada Masyarakat tentang Pencegahan Stunting untuk Ibu Hamil dan Anak Balita di Posyandu Tulip Kp. Pesanggrahan Desa Walantaka Kec. Walantaka Kota Serang Prov. Banten.
Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan dan sosialisasi dilaksanakan pada hari Jum’at, 15 November 2024, pukul 09.00 WIB, dibuka dengan sambutan oleh Ketua RT 02 dan salah satu perwakilan dari Mahasiswa Pendidikan Non Formal.
Dalam sosialisasi ini rangkaian kegiatan yang dilaksanakan yaitu; pembukaan dan penyampaian materi oleh Bidan Irma mengenai penjelasan tentang apa itu stunting, penyebab dan dampak terhadap tumbuh kembang anak. pentingnya peran gizi selama kehamilan dan masa balita (1000 hari pertama kehidupan). serta tips praktis menyediakan makanan bergizi seimbang dengan bahan lokal. Selanjutnya konsultasi kesehatan gratis meliputi : pemeriksaan kesehatan ibu hamil yaitu pengukuran berat badan, pemeriksaan tekanan darah, pemberian tablet tambah darah, serta pemeriksaan kesehatan janin. Dan untuk balita yaitu penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian imunisasi, pemantauan tumbuh kembang anak. Setelah itu pemberian buku panduan dan vitamin meliputi: distribusi panduan gizi seimbang untuk ibu hamil dan balita, serta pembagian vitamin dan suplemen untuk ibu hamil dan anak yang membutuhkan. Pada kegiatan sosialisasi ini dibuka sesi tanya jawab sehingga orang tua Balita dan Ibu Hamil dapat mengajukan pertanyaan langsung kepada narasumber. dan kegiatan ini ditutup dengan pemberian makanan bergizi untuk Ibu Hamil dan Anak Balita.
Setelah acara selesai kami membagikan poster panduan terkait pencegahan stunting pada ibu hamil dan ibu balita, apa itu stunting, gejala stunting, penyebab stunting, dampak stunting dan cara pencegahannya. Tujuan dari pembagian poster panduan ini untuk mendorong ibu dan ibu balita untuk melakukan langkah-langkah pencegahan stunting yang terdapat didalam poster tersebut dan mempermudah ibu-bu mendapatkan informasi yang benar dan praktis terkait stunting.
Penyuluhan ini dilakukan oleh Mahasiswa Pendidikan Non Formal Untirta kelompok 2 yang beranggotakan, Alia Cinta Kinda, Athaya Syahla Maharani, Etnavya Nazwa Lestari, Fanny Khaerunnisa, Muhammad Rizky, dan Nisrina Nur Aisyah.
Artikel Terkait
MAHASISWA PNF UNTIRTA MELAKUKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI WALANTAKA