kabar-daerah

Perkembangan Kasus Satu Keluarga Tewas di Kalideres Terkini, Anaknya Diduga Meninggal Terakhir

Minggu, 27 November 2022 | 11:10 WIB
Kasus satu keluarga tewas di Kalideres. Polisi menduga anaknya meninggal terakhir. ((Pixabay/soumen82hazra))

KLIKREAD- Perlahan tapi pasti, misteri satu keluarga tewas di Kalideres mulai terungkap. Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya mengungkap fakta baru dalam kasus tersebut.

Dalam penyelidikan kasus satu sekeluarga yang meninggal di Kalideres, Jakarta Barat, polisi menduga bahwa yang meninggal terakhir adalah anak dari keluarga tersebut.

Dugaan terkait satu keluarga tewas di Kalideres itu dibenarkan oleh Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi.

Hengki membeberkan bahwa Dian Febbyana Apsari Dewi (42), putri dari suami istri Rudiyanto Gunawan (71) dan Renny Margaretha Gunawan (68), merupakan orang yang meninggal terakhir dalam kasus tersebut.

Baca Juga: Spesifikasi HP Smartphone Rp1 Jutaan Idola Pelajar, Realme Narzo 50, Infinix Hot 12 Play, dan Samsung A04s

“Dugaan kuat yang meninggal terakhir adalah Dian, putri dari Rudiyanto dan Reni Margaretha,” ujar Hengki saat dihubungi pada Sabtu, 26 November 2022.

Hengki menuturkan, jasad Dian ditemukan bersama jasad ibunya berada di dalam kamar yang sudah mengalami mumifikasi. Namun, posisi yang ditemukan dalam keadaan terawat.

“Pada saat di TKP, posisinya adalah di dalam kamar bersama jenazah ibunya yang sudah terjadi mumifikasi, namun terlihat terawat. Maksudnya alas tidurnya rapi, kasurnya rapi. Ada kain di bawah jenazah ibunya,” ungkapnya.

Hengki menyebut, kematian satu keluarga dalam kondisi mengering di Kalideres mulai menemukan titik terang.

Baca Juga: Bukan Cuma Cosplay Anime, Berikut 3 Aksi Unik Suporter Jepang yang Membuat Kagum di Piala Dunia 2022 Qatar

Sebelumnya diberitakan, dalam mengungkap kasus tersebut polisi dibantu sejumlah ahli untuk mengusut kematian satu keluarga yang jasadnya ditemukan mengering di Kalideres, Jakarta Barat.

Tim ahli mencoba menggali mulai dari penelusuran forensik terhadap jenazah para korban hingga latar belakang para korban.

“Kami tidak bekerja sendiri. Namun, dengan bantuan tim dari psikiatri dan psikologi forensik akan bekerja untuk mem-profiling secara lengkap terhadap empat korban atau peristiwa yang terjadi di Kalideres,” tegas Hengki Haryadi pada Rabu, 16 November 2022.

Penyidik bersama para ahli yang terdiri dari ahli patologi anatomi hingga ahli DNA lakukan pemeriksaan jasad empat anggota keluarga yang tewas mengering di Kalideres.***

Baca Juga: Dengan Uang 1 Jutaan Saja, Kamu Sudah Dapat HP Realme Narzo 50A PRIME dengan Spesifikasi Mumpuni

Halaman:

Tags

Terkini