KLIKREAD- Data terbaru menunjukkan sebanyak 531 korban gempa dirawat di RSUD Sayang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Hal itu terungkap saat peninjauan yang dilakukan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo ke rumah sakit tersebut.
Berdasarkan pengamatan, Kapolri meninjau perawatan para korban yang terluka karena gempa dengan magnitude 5,6 di RSUD Sayang, Kabupaten Cianjur tersebut.
Kapolri juga tampak meninjau tenda-tenda tempat korban luka akibat gempa yang dirawat di RSUD Sayang, Cianjur, pada Selasa siang, 22 November 2022.
Pada kesempatan tersebut, Kapolri berbincang dengan sejumlah korban. Peninjauan juga dilanjutkan ke lokasi logistik di halaman rumah sakit. Kemudian dilanjutkan dengan mendatangi ruang administrasi rumah sakit.
"Ini yang dirawat berapa orang?" tanya Sigit kepada pihak rumah sakit.
"Total yang terdata ada 500-an," kata petugas rumah sakit menjawab pertanyaan Kapolri.
Sebagai informasi, ratusan korban gempa bumi masih dirawat di RSUD Sayang, Kabupaten Cianjur. Data terbaru menunjukkan ada 531 korban luka yang terdata di rumah sakit.
"Resminya 531. Tapi perkiraan saya 700 orang," ucap Direktur Utama RSUD Cianjur dr Dharmawan Setiabudhi Dahlan di lokasi pada Selasa, 22 November 2022.***