Oleh: M. Ferdansyah (Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia)
KLIKREAD.COM - Serang (02/05/2024)- Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Untirta menggelar aksi massa dalam rangka Hari Pendidikan Nasional. Aliansi yang terdiri dari BEM FKIP, BEM Untirta dan beberapa organisasi lain menggelar aksi di depan gedung rektorat dengan membawa beberapa tuntutan tentang kejelasan tentang akreditasi Untirta, perbaikan sarana dan prasarana pembelajaran terutama untuk mahasiswa disabilitas, dan penolakan perubahan status Untirta dari PTN-BLU menjadi PTN-BH. Mereka menilai bahwa selama ini rektorat abai terhadap kebutuhan mahasiswa nya.
Salah satu massa aksi yang hadir menilai bahwa “ Rektor yang sudah memasuki periode kedua jabatan harusnya sudah tau apa kebutuhan mahasiswa nya dan juga sudah mengerti apa yang kurang dalam pengelolaan Untirta. Kecuali, beliau tidak memikirkan mahasiswa nya dan hanya mengejar jabatan atau suatu hal tertentu jadi lupa dengan kebutuhan mahasiswa nya”.
Dalam aksi tersebut pihak rekrtorat yang diwakili Wakil Rektor 1, Wakil Rektor 3, dan Wakil Rektor datang untuk menemui mahasiswa untuk berdialog. Mereka menjelaskan bahwa siap menerima setiap masukan yang diberikan mahasiswa untuk kemajuan untirta. “Kami siap menerima segala masukan mahasiswa, karena itu juga bagian dari kepentingan untirta yang lebih baik”.
Mengenai kejelasan akreditasi Untirta WR 1 Dr. Rusmana, Ir., MP. Menjelaskan bahwa “Tim akreditasi sudah dibetuk sejak bulan Desember dan sudah mulai bekerja, InshaAllah dalam waktu dekat akreditasi untirta akan segera kembali Unggul”. Tentang upaya Untirta merubah status menjadi PTN-BH “Perubahan status PTN-BLU menjadi PTN-BH yang sedang dikejar oleh Untirta adalah mandat dari Kemendikbudristek, jadi karena hal tersebut adalah mandat maka Kami berupaya untuk menjalankan mandat tersebut, dan bukan hanya Untirta yang mendapatkan mandat tersebut tapi beberapa Kampus lain juga mendapatkan mandat yang sama” Jelas Wakil Rektor 4.
Massa aksi yang tidak puas dengan jawaban yang diberikan oleh pihak rektorat kemudian meninggalkan tempat aksi. Ditemui setelah aksi selesai, salah satu mahasiswa FKIP merasa tidak puas dengan apa yang sudah disampaikan pihak rektorat “Kalau saya pribadi tentu tidak puas karena jawaban yang diberikan hanya sekedar jawaban politis yang tidak bisa memberikan kepastian mengenai tuntutan mahasiswa, terbukti mengenai perbaikan sarana prasarana untuk disabilitas juga mereka gabisa ngasih waktu pasti mengenai kapan perbaikan itu dilakukan, jadi kalo saya sedikit kecewa dan tdak puas dengan jawaban dari pihak rektorat. Mahasiswa lain menjelaskan bahwa Ia juga kecewa karena Rektor Untirta tidak berani keluar dan menemui mahasiswanya “Saya kecewa karena Rektor Untirta yang seharusnya datang untuk menemui kami karena beliaulah orang yang bisa ngasih jawaban konkret atas keluhan mahasiswa, saya gatau beliau tidak menemui kami karena takut atau ada urusan lain, yang jelas kalau saya dan teman- teman ngerasa Rektor ga peduli dengan nasib mahasiswanya.
Aksi tersebut berjalan dengan baik karena mahasiswa fokus dengan tuntutan nya, tapi masih banyak dari mereka yang kecewa karena tidak mendapat jawaban yang pasti. ***
Artikel Terkait
Yuk Berkarir di Cikande Serang Banten, PT Sembilan Sejahtera Buka Loker Terbaru Bulan April 2024, Ini Kualifikasinya!
Giliran Lulusan SMA SMK, Yuk Lamar Loker Terbaru di PT Hasil Raya Industries Penempatan Serang Banten
PT Hasil Raya Industries Wilayah Serang Banten Butuh Opertor Mesin, Cek Loker Terbaru April 2024 untuk Lulusan SMA atau SMK Sederajat
PT Panca Budi Pratama Wilayah Cilegon Banten Buka Loker Terbaru untuk Lulusan Teknik Mesin, Coba Cek Sekarang!
Loker Terbaru Wilayah Cikupa Banten di PT Unipower Technology Indonesia untuk isi Posisi Finance Staff, Fresh Graduate Welcome