Belum Tayang di Bioskop, Film Merah Putih One For All Sudah Banyak Dikritik

photo author
Dodi Budiana, Klik Read
- Sabtu, 9 Agustus 2025 | 21:37 WIB
Film Merah Putih One For All.
Film Merah Putih One For All.

KLIKREAD.COM, Jakarta - Kembali sebuah film animasi tanah air akan tayang di bioskop, film tersebut berjudul Merah Putih: One For All, yang merupakan garapan Perfiki Kreasindo.

Dilihat dari channel Youtube Historika Film, karya animasi berjudul Merah Putih: One For All tersebut mengkisahkan tentang petualangan delapan anak yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia yang dihadapkan dengan sebuah persoalan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI, yang jatuh pada tanggal 17 Agustus.

Delapan anak yang berasal dari berbagai daerah tersebut tergabung dalam tim bernama Merah Putih, memiliki misi menjaga bendera pusaka yang menjadi kebanggaan bangsa.

Baca Juga: Inilah Tanda-tanda Bila Pentil Ban Mobil Segera Harus Diganti Agar Aman Berkendara

Drama terjadi, saat diketahui bahwa bendera pusaka yang dijaga tersebut hilang saat tiga hari menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Petualangan penuh tantangan pun dimulai oleh delapan anak yang mengatasnamakan tim Merah Putih tersebut, mereka rela menembus hutan, menyusuri sungai dan beberapa lokasi estrem lainnya guna mencari bendera pusaka yang hilang.

Alih-alih mendapatkan respon positif, sejumlah netizen menyampaikan kritikannya usai melihat cuplikan karya film animasi tersebut. Meskipun mengusung tema semangat nasionalis, tidak sedikit netizen yang menilai eksekusi cerita dan teknisnya yang belum digarap maksimal.

Baca Juga: Aki Kering vs Aki Basah: Mana yang Lebih Baik untuk Kendaraan Anda?

Banyak netizen yang membandingkan karya film tersebut dengan animasi "Jumbo" yang sukses tayang di bioskop tanah air.

Film Merah Putih: One For All dijadwalkan rilis di bioskop pada tanggal 14 Agustus 2025, beberapa hari sebelum peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dodi Budiana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X