SERAM! Cerita Horor Driver Taksi Online Melihat Sosok Menakutkan di Tanjakan Bangangah Pandeglang

photo author
Lala Sari Endah, Klik Read
- Selasa, 11 Oktober 2022 | 09:15 WIB
Tanjakan Bangangah dengan beragam cerita horor. (Tangkap layar YouTube  Aan Sutaryat Vlog)
Tanjakan Bangangah dengan beragam cerita horor. (Tangkap layar YouTube Aan Sutaryat Vlog)


KLIKREAD - Tanjakan Bangangah dipercaya sebagian masyarakat Banten merupakan jalur maut dengan beragam cerita horor.

Jadi, ketika mendengar Tanjakan Bangangah, aura mistis langsung terasa.

Banyak pengguna jalan yang menghindari jalur maut Tanjakan Bangangah ketika malam hari, rata-rata beralasan horor.

Baca Juga: Irjen Nico Afinta, Kapolda Jatim Dapat Mutasi Menjadi Sahli Kapolri Bidag Sosial Budaya atau Sahlisosbud

Selain hal mistis dengan segudang cerita horor, kondisi jalan yang curam dan sangat menanjak membuat banyak kendaraan gagal melewati jalur ini dan terpaksa harus berputar arah.

Berdasarkan cerita yang beredar, masyarakat yang lewat mendapati hal aneh di Tanjakan Bangangah.

Mulai dari bau bangkai, aroma melati, lemparan benda jatuh seperti batu, jeritan seseorang, bahkan sosok hitam tinggi yang kerap lalu-lalang menghiasi suasana angker di Tanjakan Bangangah.

Baca Juga: Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Masyarakat Harus Hati-hati Ada Cuaca Esktrem 9 hingga 15 Oktober

Salah satu driver taksi online, Abdul Aziz mengungkapkan bahwa ia pernah melihat sosok hitam ketika melewati Tanjakan Bangangah.

"Pernah urang ngalewat Tanjakan Bangangah aya nu ngalewat hareup mobil hideung, padahal pinggir-pinggirna tembok pembatas jalan, rada aneh," ungkapnya dalam bahasa Sunda.

Artinya, Azis pernah melalui jalur maut Tanjakan Bangangah ada yang lewat depan mobil dia hitam, padahal pinggir-pinggirnya tembok pembatas jalan, agak aneh.

Baca Juga: Perkembangan Kasus KDRT Lesti Kejora dan Rizky Billar, Hari Ini Polisi Periksa Penjaga Rumah

Ungkap Aziz, saat itu pas malam takbiran Ibul Fitri sekira pukul 01.30 dini hari.

"Waktu itu saya dapat orderan dari Serang ke Jiput, Pandeglang," ungkapnya.

Sesampainya di Jiput, Pandeglang, Aziz memutuskan kembali lewat Tanjakan Bangangah, sebab kalau ke Jalan Labuan-Serang harus mutar jauh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lala Sari Endah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X