Hal ini berlaku bagi model transmisi matik konvensional maupun CVT.
Bedanya, selip kopling transmisi matic konvensional risiko kerusakan bisa-bisa merembet ke bagian gigi transmisi.
"Kerusakan berat gigi transmisi matik konvensional tidak bisa di oper.
Trouble ringan mobil tidak bisa maju atau mundur," ucap Dika.
Baca Juga: Memanaskan Mobil dengan Banyak Fitur Digital, Begini Caranya
"Ciri-cirinya setelah memindahkan posisi tuas transmisi mobil matic ke D respon yang diberikan lambat.
Karena ada jeda beberapa detik sebelum konversi tenaga mesin," lanjutnya.***