MEDIAKEPRI.CO.ID - Di mobil bekas, tugas filter udara adalah menyaring partikel kotoran untuk pasokan udara di ruang bakar mesin.
Filter udara mesin mobil yang jarang ganti bisa bikin banyak masalah. Idealnya filter udara mesin mobil diganti setiap jarak 40.000 km.
"Bisa sesuai interval servis berkala, bisa lebih cepat sebelum waktunya bergantung kondisi polutan udara sekitar," kata Rahafian Wishwadewa dikutip dari gridoto.com.
Baca Juga: Ketahuilan Inilah Ciri-ciri Bila As Roda di Mobil Terjadi Kerusakan
Rahafian Wishwadewa ini adalah Service Manager bengkel resmi Suzuki Sejahtera Buana Trada (SBT), Pulogadung, Jakarta Timur.
Dampak buruk pada mesin paling mendasar adalah throttle body kotor.
Udara kotor jadi lolos, menghambat bukaan katup throttle body yang membuat respon mesin berkurang.
Kotoran yang lolos membuat kualitas pasokan udara tidak bagus.
Baca Juga: Dengan Produksi Sama, Mobil Bekas Volkswagen Polo 1.4 Lebih Murah dari Mobil Bekas Honda Jazz
Proses pembakaran mesin mobil jadi bisa lebih kotor.
"Pembakaran kotor cepat membentuk deposit dari partikel udara yang kotor ditambah adanya residu sisa bahan bakar.
Sehingga performa mesin menurun," ungkap Dewa.***
Artikel Terkait
Hati-hati Pakai Mobil Matik agar CVT Tetap Awet, Begini Caranya
Pelek SSR Bikinan Jepang Tawarkan Keunggulan Teknologi Semi Solid Forging
Ganti Filter Udara Mobil di Rumah yang Benar, Lakukan Langkah Seperti Ini
Pahami Tanda Cat Bulatan Kuning dan Merah pada Dinding Ban Mobil, Ternyata Ini Artinya
Lakukan Servis Rem Honda Brio di Bengkel Spesialis, Ternyata Biayanya Cuma Segini
Inilah Perbedaan dan Fungsi dari Fan Belt dengan Timing Belt
Biar Terjaga Daya Kilaunya, Cat Body Mobil Wajib Rutin Dipoles Full Bodi
Rem Mobil Bekas Kurang Pakem, Ternyata Komponen Ini Penyebabnya
Dengan Produksi Sama, Mobil Bekas Volkswagen Polo 1.4 Lebih Murah dari Mobil Bekas Honda Jazz
Ketahuilan Inilah Ciri-ciri Bila As Roda di Mobil Terjadi Kerusakan