Pihak FIFA sendiri sebagai penyelenggara Piala Dunia sudah merespon mengenai isu ini sejak pekan lalu. Walhasil FIFA mendapat kritikan setelah FIFA menulis surat kepada 32 negara peserta Piala Dunia 2022 Qatar.
Surat tersebut ditulis oleh Presiden FIFA sendiri, Gianni Infantino. Dalam suratnya tersebut, Infantino mengatakan: “Tolong, sekarang mari kita fokus pada sepakbola!"
“Kami tahu sepak bola tidak hidup dalam ruang hampa dan kami sama-sama sadar bahwa ada banyak tantangan dan kesulitan yang bersifat politik di seluruh dunia.
"Tapi tolong jangan biarkan sepak bola terseret ke dalam setiap pertempuran ideologis atau politik yang ada."
Sementara bagaimana tanggapan Qatar sendiri? Nasser Al Khater, kepala eksekutif Piala Dunia 2022 Qatar menegaskan pada bulan lalu bahwa pendukung LGBTQ+ dipersilakan tetapi memperingatkan mereka tentang budaya negara yang berbeda.
Baca Juga: Tuan Rumah Piala Dunia dari Masa ke Masa Sejak Tahun 1930 Hingga Tahun 2026
Dia berkata: “Semua orang akan merasa aman di Qatar.
“Kami selalu mengatakan bahwa semua orang diterima di sini. Yang kami minta adalah rasa hormat terhadap budaya kami.”
Piala Dunia akan berlangsung pada hari Minggu, 20 November, dengan Qatar menghadapi Ekuador di Lusail Iconic Stadium, Doha, pukul 23.00 WIB.***
Artikel Terkait
Jersey 32 Tim Peserta Piala Dunia, Mulai dari Nike, Adidas, Hingga Puma
Mural Maradona Muncul di Buenos Aires, Bentuk Dukungan bagi Timnas Argentina dalam Piala Dunia 2022 Qatar
Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, Mengaku Menyesal Mengizinkan Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022
EA Sports Melakukan Simulasi Game FIFA 23, Hasilnya Argentina Juara Piala Dunia 2022 Qatar