KLIKREAD.COM - Semakin sering kita membuka aib orang lain, maka semakin kotor dan buta hati kita dari melihat aib sendiri.
Sesungguhnya orang berakal yang bahagia adalah orang yang sibuk mengurus aib sendiri sehingga tidak sempat memperhatikan aib orang lain..
Rasulullah SAW bersabda, "Beruntunglah orang yang disibukkan oleh aibnya sendiri.
Baca Juga: Beramallah Selagi Masih Ada Kesempatan Sebelum Ajal Menjemput
Sehingga ia tidak sempat mengurus aib orang lain." (HR Al-Bazzar dgn sanad yang hasan)
Orang yang sibuk mengumbar aib orang lain, petanda hati nya telah kering dari kebaikan.
Perbanyaklah istighfar dan bertaubat kpd ALLAH..
'Ambil cermin' dan lihatlah kelemahan dan kesalahan diri.
Baca Juga: Sakaratul Maut Detik-detika yang Menegangkan Lagi Menyakitkan
Betapa banyak ALLAH telah menutupi kesalahan2 kita selama ini.
Tidak terhitung betapa kasih dan rahmat ALLAH kpd kita sehingga keburukan2 kita ditutup dan dilindungi NYA.***