KLIKREAD.COM - Pada proses tercabutnya nyawa manusia akan diawali dengan detik-detik menegangkan lagi sungguh menyakitkan.
Peristiwa ini dikenali sebagai sakaratul maut.
Ibnu Abi Ad-Dunya rahimahullah meriwayatkan dari Syaddad bin Aus Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:
Baca Juga: Ternyata Syirik Akbar Bisa Menghapus Seluruh Amalan
“Kematian adalah kengerian yang paling dahsyat di dunia dan akhirat bagi orang yang beriman.
Kematian lebih menyakitkan dari goresan gergaji, sayatan gunting, panasnya air mendidih di bejana.
Seandainya ada mayat yang dibangkitkan dan menceritakan kepada penduduk dunia tentang sakitnya kematian.
Niscaya penghuni dunia tidak akan nyaman dengan hidupnya dan tidak nyenyak dalam tidurnya." (Al Maut hlm. 69)
Baca Juga: Akibah yang Meski Diyakini Adalah Al Quran Kalam Allah, Bukan Mahluk
Firman ALLAH SWT :
كَلآ إِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَ {26} وَقِيلَ مَنْ رَاقٍ {27} وَظَنَّ أَنَّهُ الْفِرَاقُ {28} وَالْتَفَّتِ السَّاقُ بِالسَّاقِ {29} إِلَى رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ الْمَسَاقُ
“Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai kerongkongan.
Dan dikatakan (kepadanya): “Siapakah yang dapat menyembuhkan”.
Dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan.