KLIKREAD.COM - Di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, terdapat Masjid Raya Sultan Riau didirikan pada masa pemerintahan Yang Dipertuan Muda VII Raja Abdurrahman.
Bangunan utama masjid itu berukuran 18x20 meter ditopang oleh empat buah tiang beton.
Di keempat sudut bangunan, terdapat menara tempat Bilal mengumandangkan adzan.
Masjid Raya Sultan Riau berwarna kuning, dan terdapat 13 kubah berbentuk seperti bawang.
Baca Juga: Bangunanan Bersejarah Istana Kantor di Pulau Penyengat Tempat Tinggal Raja Ali Haji
Dan jumlah keseluruhan menara dan kubah sebanyak 17 buah.
Hal ini melambangkan jumlah rakaat sholat fardhu lima waktu sehari semalam.
Masjid Sultan Riau masih berdiri kokoh hingga saat ini, jika anda mengunjungi Pulau Penyengat, tak jauh dari dermaga
Saat memasuki Pulau Penyengat anda akan melihat jelas megahnya Masjid Raya Sultan Riau Penyengat.
Di dalam Masjid Raya Sultan Riau, anda akan melihat Al-Qur’an dengan tulisan tangan yang terpajang di tengah masjid.
Baca Juga: Melihat Cagar Budaya Rumah Tabib Kerajaan di Pulau Penyengat Kepulauan Riau
Di bagian kiri dan kanan halaman depan masjid terdapat rumah sotoh yang dahulunya digunakan sebagai tempat belajar ilmu agama.
Di luar Masjid terdapat balai atau pendopo untuk pengunjung beristirahat.
Menurut Sejarahwan Kepulauan Riau (Kepri), Aswandi Syahri, masjid Raya Sultan Riau Penyengat adalah masjid tertua di Kepri yang sudah dibangun sejak 1832 oleh Raja Abdurrahman.