KLIKREAD.COM - Hari Tasyrik adalah periode tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha, di mana umat muslim dilarang berpuasa.
Hal ini berdasarkan hadis yang menyatakan bahwa Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan mengingat Allah.
Larangan berpuasa bertujuan untuk membedakan Hari Raya Idul Adha sebagai waktu untuk menikmati karunia Allah, serta menjaga keseimbangan dalam beribadah.
Baca Juga: Disunnahkan Tidak Makan Dahulu Sebelum Shalat Idul Adha
Tanggal 11-13 Dzulhijjah menandai Hari Tasyrik setelah Hari Raya Idul Adha.
Umat muslim dianjurkan untuk makan dan minum dengan cukup selama periode ini, serta mengingat Allah melalui berbagai bentuk ibadah.
Larangan berpuasa di Hari Tasyrik juga mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan dalam beribadah dan mensyukuri anugerah makanan dan minuman yang diberikan Allah.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda
Baca Juga: Belajarlah Bersabar dan Tabah agar Selalu Ingat akan Kuasa Allah
أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
“Hari-hari tasyriq adalah hari makan dan minum.” (HR. Muslim no. 1141).
Larangan berpuasa di Hari Tasyrik mengajarkan umat muslim untuk menikmati karunia Allah.***
Sumber : Bimbingan Islam FB
Artikel Terkait
Mengikat Hati kepada Allah dengan Banyak Belajar Sabar dan Selalu Tabah
Jangan Berghibah, Karena Dosa Besar Tidak Bisa Dihapus dengan Apapun
Orang Miskin Muslim Lebih Dahulu Masuk Surga Ketimbang Muslim Kaya
Inilah Doa yang Harus Diucapkan agar Dikarunia Anak Sholih
Libatkan Allah untuk Segala Urusan Dijamin Segalanya akan Mudah
Pahami Inilah Hukumnya Bila Menutupi Aib Seorang Muslim
Muslimah Berjilbab Harus Mencerminkan Bentuk Ketaatan pada Allah
Inilah Doa Harus Diucapkan Biar Dikaruniai Anak Sholih
Belajarlah Bersabar dan Tabah agar Selalu Ingat akan Kuasa Allah
Disunnahkan Tidak Makan Dahulu Sebelum Shalat Idul Adha