Baca Juga: Ancam Ibu Hamil dan Anak, Karhutla Gambut Riau Berpotensi Picu Stunting hingga Kematian
Ia mengingatkan bahwa momentum ini adalah ruang sederhana namun bermakna untuk merawat nilai-nilai kemerdekaan agar tetap hidup di tengah kehidupan sehari-hari.
Sinergi di lapangan pun dipersiapkan dengan matang
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang, Ruli Friady, bersama tim gabungan memastikan setiap langkah peserta terlindungi dengan pengamanan, pos kesehatan, dan rekayasa jalur yang nyaman.
Pesta rakyat ini pun belum usai
Kemeriahan akan berlanjut dengan kategori 8 kilometer pada Minggu 23 Agustus 2026 serta kategori penutup 45 kilometer yang membelah malam Tanjungpinang pada 29–30 Agustus mendatang.
Ketika regu terakhir melintasi garis akhir di Tugu Sirih, Gerak Jalan Proklamasi 17 kilometer tidak hanya meninggalkan jejak kelelahan yang terbayar tuntas.
Baca Juga: Peringatan Maulid Nabi, Kades Rewak: Teladani Akhlak Mulia Rasulullah
Kegiatan ini meninggalkan pesan hangat bahwa kemerdekaan dirayakan paling indah saat masyarakatnya berjalan bersama, saling memberi semangat, dan menjaga persatuan tetap menyala.***