KLIKREAD.COM, TANJUNGPINANG – Sabtu 22 Agustus 2026) pagi, jalanan Kota Tanjungpinang tak seperti biasanya.
Udara hangat pesisir berpadu riuh sorak-sorai ribuan warga yang memadati sepanjang rute dari Terminal Sei Carang hingga Tugu Sirih di kawasan Tepi Laut.
Hari itu, semangat kemerdekaan tak sekadar diikrarkan, tetapi diayunkan lewat ribuan derap langkah kaki dalam Gerak Jalan Proklamasi kategori 17 kilometer.
Bagi warga Tanjungpinang, tradisi tahunan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini bukan sekadar perlombaan menempuh jarak.
Baca Juga: Pemprov Riau Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Sepanjang 17 kilometer rute yang dilalui, jalanan kota menyulap diri menjadi panggung rakyat yang menyatukan beragam latar belakang pelajar, pegawai pemerintah, hingga anggota organisasi kemasyarakatan berjalan beriringan dalam satu irama.
Di antara 188 regu yang ambil bagian, derap langkah Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungpinang berhasil mencuri perhatian penonton.
Berbalut jersey khas, mereka tak hanya mengandalkan ketahanan fisik, tetapi juga memamerkan kekompakan, variasi formasi, dan yel-yel penuh energi yang tak surut hingga garis akhir.
Senyum dan semangat generasi muda ini seolah mengikis letih jarak belasan kilometer yang mereka tempuh.
Baca Juga: Pakaian Adat dan Semangat Zaman: Potret Kemeriahan HUT RI di MTs-MA Insanul Madani Sagulung
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, yang hadir melepas langsung para peserta, merasakan betul hangatnya atmosfer kebersamaan ini.
Menurutnya, Gerak Jalan Proklamasi selalu memiliki tempat istimewa di hati masyarakat karena menyimpan makna mendalam tentang gotong royong dan daya juang.
“Gerak Jalan Proklamasi ini selalu dinanti masyarakat. Bukan hanya karena semaraknya, tetapi karena di dalamnya ada semangat perjuangan, kebersamaan, dan gotong royong,” ujar Lis.