Baca Juga: Langkah Nyata Pemprov Kepri Kelola Anggaran, Dari Wilayah Perbatasan hingga Raih Apresiasi LKPP
Menurutnya, kolaborasi dan kewaspadaan petugas menjadi bagian penting dalam mencegah berbagai upaya penyelundupan narkotika melalui jalur udara.
“Kolaborasi antarpetugas, baik dari Avsec bandara maupun petugas Lanud Roesmin Nurjadin selaku BKO pengamanan di Bandara SSK II, terus terjalin dengan baik,” paparnya.
Selanjutnya, Kolonel Andy juga menguraikan sejumlah kasus penyelundupan narkotika pada 2025 juga berhasil digagalkan berkat kewaspadaan petugas di lapangan.
Berdasarkan catatan pengungkapan narkotika di Bandara SSK II Pekanbaru, sepanjang 2025 petugas berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dengan total barang bukti mencapai 22.022 gram dengan jumlah pelaku sebanyak 25 orang.
Selain sabu, petugas juga mengamankan 5.300,20 gram ganja dari tujuh pelaku. Kemudian 956 butir pil ekstasi dari tujuh tersangka, pecahan ekstasi seberat 4,2 gram dari satu pelaku, serta 89 butir pil happy five dari dua tersangka.
Sementara hingga Agustus 2026, petugas telah menggagalkan penyelundupan 11.130,7 gram sabu dengan jumlah tersangka sebanyak 11 orang.
Untuk narkotika jenis ganja, petugas mengamankan 2.292 gram dari tiga tersangka. Kemudian 3.622 butir pil ekstasi dari empat tersangka serta pecahan ekstasi seberat 46 gram dari dua tersangka.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa jalur penerbangan melalui Bandara SSK II Pekanbaru masih menjadi salah satu jalur yang mendapat perhatian serius aparat dalam upaya pencegahan peredaran narkotika.
Baca Juga: Sambut HUT ke-81 RI, Lapas Batam Tebar Kepedulian Lewat Aksi Donor Darah
Petugas pun terus memperkuat pemeriksaan dan koordinasi lintas instansi untuk mencegah bandar maupun kurir memanfaatkan jalur udara dalam membawa narkotika ke Riau maupun keluar dari wilayah tersebut.***