KLIKREAD.COM, Batam – Langkah pembangunan Kepulauan Riau terus melesat maju dengan hasil yang membanggakan. Hal ini dipaparkan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, saat menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI yang dipimpin Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, di Graha Kepri, Kota Batam, Selasa 8 Juli 2026.
Pertemuan yang penuh keakraban ini turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, serta jajaran pejabat kementerian dan pemerintah daerah.
Kegiatan ini bertujuan memantau pelaksanaan tugas Gubernur sebagai kepala daerah sekaligus wakil pemerintah pusat di wilayah.
Baca Juga: DPRD Kota Batam Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
Gubernur Ansar menegaskan komitmen penuh Pemprov Kepri mendukung visi dan misi nasional Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, yang diwujudkan dalam lima misi pembangunan daerah menuju Kepri yang Maju, Makmur, dan Merata.
Berbagai program unggulan menunjukkan hasil nyata: Program Makan Bergizi Gratis telah dinikmati 87,47% sasaran atau 594.278 warga, didukung 239 titik pelayanan.
Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah mencapai 407 unit, Program Sekolah Rakyat mulai melayani 201 siswa, dan 124 lokasi siap wujudkan Kampung Nelayan Merah Putih.
Di bidang pertanahan, Kepri terus memperkuat perencanaan tata ruang dan telah mencetak ribuan sertifikat tanah bagi masyarakat.
Baca Juga: Atasi Laju Migrasi Tinggi, Wali Kota Amsakar Usulkan Aturan Khusus Kependudukan untuk Batam
Kabar paling menggembirakan datang dari data pembangunan ekonomi dan kesejahteraan.
Pertumbuhan ekonomi Triwulan I 2026 mencapai 7,04% tertinggi di Sumatera dan kelima terbaik nasional.
PDRB per kapita menembus USD 10.174, mendekati tingkat Brasil dan melampaui Thailand.
Realisasi investasi 2025 melonjak ke Rp64,67 triliun atau 136% dari target, disertai lonjakan kunjungan wisatawan asing hingga 2,02 juta orang.
Baca Juga: Jadi Teladan, Wali Kota Amsakar Ikut Serta Pendataan Sensus Ekonomi di Rumah