kepri

Berada di Jalur Perdagangan Internasional, Gubernur Ansar Nilai, Kepri Miliki Tantangan Kejahatan Lintas Negara dan Pekerja Migran Ilegal

Selasa, 9 Juni 2026 | 17:03 WIB
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan komitmen bersama menyiapkan ekosistem pekerja migran yang berkualitas dari hulu hingga ke hilir dengan Kementerian P2MI. (Foto: Diskominfo Kepri)

Ansar juga menilai kerja sama dengan dua perguruan tinggi vokasi di Batam akan menjadi modal penting dalam menyiapkan sumber daya manusia Kepri yang mampu bersaing di pasar kerja global.

"Kami memiliki andalan berupa perguruan tinggi vokasi yang kualitasnya sangat baik.

Kerja sama ini akan memperkuat upaya menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja internasional," katanya.

Baca Juga: Tinjau Kantor BP3MI Kepri, Menteri P2MI Pastikan Pelayanan Prima dan Humanis bagi Pekerja Migran

Lebih lanjut Ansar menjelaskan bahwa Pemprov Kepri selama ini terus mendorong penguatan pendidikan vokasi guna menjawab kebutuhan investasi dan industri yang berkembang pesat di daerah.

"Kami mempolakan pengembangan pendidikan menengah di Kepri dengan memperkuat pendidikan vokasi.

Saat ini sekitar 70 persen diarahkan ke SMK agar selaras dengan kebutuhan pasar kerja dan investasi yang terus tumbuh di Kepulauan Riau," jelas Ansar.

Baca Juga: Wawako tanjungpinang Berharap Hulubalang jadi Penguat Pelestarian Adat dan Budaya Melayu

Melalui kesepakatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Kementerian P2MI akan memfokuskan sinergi pada dua pilar utama.

Pertama, penguatan pendidikan dan pelatihan kompetensi bagi calon PMI, keluarga PMI, dan purna PMI melalui pelatihan berbasis kompetensi, penguasaan bahasa asing, kewirausahaan, serta pemberdayaan ekonomi.

Kedua, penguatan sistem pelindungan yang humanis dan akuntabel melalui peningkatan pengawasan terhadap perusahaan penempatan pekerja migran dan lembaga pelatihan kerja.

Dalam hal penyediaan layanan pengaduan terpadu, fasilitasi kesehatan, penanganan PMI bermasalah di luar negeri, hingga pemulangan PMI secara layak dan bermartabat.

Baca Juga: Pemprov Kepri Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN Keberhasilan Mengelola SDM ASN

Selain itu, kerja sama dengan Politeknik Negeri Batam dan Batam Tourism Polytechnic juga mencakup pembentukan Migrant Center, peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Dan harmonisasi standar kompetensi pekerja migran, sertifikasi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penyebarluasan informasi peluang kerja luar negeri.***

Halaman:

Terkini