kepri

Ditawarkan Rp400 Juta, Polisi Ringkus Pelaku Penjual Dua Lokasi Dapur MBG Fiktif di Batam

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:11 WIB
Polresta Barelang bersama BGN melakukan Konferensi pers pengungkap kasus dugaan penjualan titik Dapur SPPG dalam program MBG.

KLIKREAD.COM, Batam - Tim Polresta Barelang telah meringkus pelaku penjual dua titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam.

Untuk dua SPPG tersebut diduga ditawarkan untuk dijual para pelaku Rp400 juta, yakni di wilayah Bengkong dan Lubuk Baja, Kota Batam.

Dari para pelaku, satu di antaranya diketahui mantan pengurus yayasan SPPG inisial RDWT. (38) yang sudah dipecat.

Baca Juga: Qonita Mahasiswi Polibatam Raih Juara 1 Duta Bahasa Kepulauan Riau 2026

"Jadi, atas nama RD ini yang seolah-olah menjual untuk menyampaikan kepada HM untuk bisa menjual titik-titik SPPG," ujar Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus dalam keterangan pers, Batam, Sabtu 23 Mei 2026.

Dari pemeriksaan, dia menerangkan pelaku menjual lokasi Dapur SPPG MBG fiktif itu seharga Rp200 juta per titik.

Lebih lanjut, dia mengatakan dalam kasus ini korban berinisial H.H. (35), mengalami kerugian sebesar Rp400 juta yang ditransfer langsung ke pelaku HM lewat dua rekening dengan rincian Rp250 juta dan Rp150 juta.

Baca Juga: Tim Polibatam Raih Juara 3 di International Business Plan Competition 2026 di Malaysia

Namun setelah pembayaran dilakukan, operasional MBG yang dijanjikan tidak kunjung berjalan hingga korban meminta pengembalian dana.

"Korban diarahkan ke pelaku inisial RDWT yang berjanji mengembalikan uang pada 2 April 2026.

Namun hingga kini dana korban tidak dikembalikan sehingga korban mengalami kerugian sebesar Rp400 juta," ujar Fadli.

Di tempat yang sama, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang menaungi program MBG Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya mengatakan, proses pendaftaran atau pengusulan titik SPPG dilakukan secara online dan gratis.

Baca Juga: Polibatam Lepas Delegasi Mahasiswa untuk Berlaga di Kompetisi Nasional dan Internasional

Lebih lanjut, dia menyebut, saat ini pengajuan pembukaan dapur SPPG MBG sudah ditutup lantaran BGN melakukan kajian validasi bagi penerima manfaat.

Halaman:

Tags

Terkini