KLIKREAD.COM, Tanjungpinang — Pemerintah Kota Tanjungpinang terus membuktikan komitmennya terhadap intruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam langkah memperkuat pengendalian inflasi.
Hal ini usai mengikuti Rapat koordinasi (Rakor) virtual diikuti seluruh Pemda se Indonesia dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir bersama pejabat kementerian terkait lainnya.
Pemko Tanjungpinang sendiri dihadiri Kepala Bidang Stabilisasi Harga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Riyanto serta perwakilan instansi terkait.
Baca Juga: Lis Lantik 69 Dewan Hakim dan Juri, Hari Ini MTQH Tingkat Tanjungpinang Mulai Digelar
Rakor virtual oleh Pemko Tanjungpinang digelar di Kantor Walikota Tanjungpinang, Senin 27 April 2026.
Rakor tersebut membahas langkah-langkah konkret pengendalian inflasi di daerah, khususnya terkait stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat serta dampak kenaikan biaya operasional.
Termasuk distribusi barang yang dipengaruhi oleh harga bahan bakar minyak (BBM).
Menanggapi arahan Kemendagri tersebut, Riyanto menyampaikan Dinas Perindustrian dan PerdaganganKota Tanjungpinang terus melakukan pemantauan pergerakan harga komoditas strategis di pasar-pasar tradisional dan pusat distribusi.
“Faktor distribusi menjadi salah satu pemicu utama kenaikan harga, terutama untuk komoditas yang didatangkan dari luar daerah.
Karena itu, kami fokus pada pengendalian pasokan dan intervensi harga agar tidak terjadi lonjakan yang memberatkan masyarakat,” ujar Riyanto usai mengikuti rakor.
Sebagai langkah konkret dalam waktu dekat, Pemko Tanjungpinang akan melaksanakan operasi pasar dan pasar murah secara terkoordinasi, memperkuat koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha.
Hal ini guna menjaga kelancaran pasokan, melakukan pemantauan harga harian sebagai dasar pengambilan keputusan dan intervensi cepat.