Menurutnya, pelayanan yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Semakin berkualitas pelayanan yang kita hadirkan, semakin tinggi kepercayaan masyarakat.
Ketika kepercayaan tumbuh, aktivitas ekonomi ikut bergerak, dan pada akhirnya pendapatan asli daerah akan meningkat secara berkelanjutan,” kata Firmansyah.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh perangkat daerah, UPTD, kelurahan, hingga satuan pendidikan untuk tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan.
“BIA ini bukan semata soal siapa yang menang, melainkan bagaimana kita semua bisa naik kelas.
Setiap inovasi adalah investasi untuk masa depan Batam,” tambahnya.
Seentara kegiatan BIA 2026 menghadirkan berbagai kategori inovasi, baik digital maupun non-digital, dengan melibatkan perangkat daerah, UPTD, kelurahan, hingga sekolah.
Rangkaian kegiatan telah disusun secara sistematis, mulai dari tahap sosialisasi, pendaftaran, seleksi, hingga penganugerahan yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Batam berharap lahir inovasi-inovasi unggulan yang tidak hanya bersifat administratif,..
Tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, seperti peningkatan efisiensi layanan, kualitas hidup, dan daya saing daerah.
Baca Juga: Doakan Kelancaran Ibadah Haji, Walikota Lis Lepas 144 JCH Tanjungpinang Berangkat ke Tanah Suci
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Batam terus melangkah menuju kota yang tidak hanya berkembang, tetapi juga mampu bertransformasi secara berkelanjutan.***