Manfaatkan ilmu dari para narasumber agar dapat membantu Dinas Pendidikan dalam mengatasi berbagai permasalahan di sekolah,” pesannya.
Ia juga berharap materi yang disampaikan narasumber dapat diterapkan dan dibagikan kembali kepada rekan sejawat di masing-masing sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 April 2026.
Menurutnya, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru serta mutu pendidikan di jenjang SMP melalui pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah.
Selain itu, kegiatan ini juga difokuskan pada peningkatan kemampuan guru dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus (inklusi).
“Asesmen formatif dan sumatif merupakan bagian penting untuk mengetahui perkembangan siswa secara menyeluruh.
Guru SMP juga dituntut memiliki kompetensi dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak inklusif,” jelas Hendri.
Pelatihan tersebut dibagi dalam tiga sesi, yakni penggunaan asesmen formatif dan sumatif untuk menunjang pembelajaran, peningkatan kapasitas guru dalam mendampingi siswa inklusif.
Serta strategi manajemen dalam meningkatkan mutu sekolah.***