kepri

Pemko Batam Siapkan Tanjung Banon Jadi Pusat Ekonomi Baru Terintegrasi dengan Kota Batam

Jumat, 17 April 2026 | 21:36 WIB
Walikota Batam, Amsakar Achmad.(Foto: Diskominfo Batam)

KLIKREAD.COM, Batam – Walikota Batam Amsakar Achmad, mengatakan akan menyiapkan kawasan Tanjung Banon menjadi salah satu fokus pengembangan wilayah baru yang terintegrasi dengan Batam sebagai kawasan industri dan investasi.

Dikatakan Amsakar, Tanjung Banon tidak hanya dipersiapkan sebagai lokasi program transmigrasi, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan kawasan strategis Rempang dan Galang.

Kawasan ini telah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui pengembangan Rempang Eco City yang diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Batam.

Baca Juga: Polresta Barelang Ringkus Pria Berisial MOA, Gegara Sebar Sebar Ujaran Kebencian Lewa Medsos

Menurutnya, pengembangan Tanjung Banon dirancang sejalan dengan karakter Batam sebagai kawasan perdagangan, industri, pariwisata, alih kapal, dan logistik.

“Kawasan ini tidak berdiri sendiri, tetapi terintegrasi dengan Batam sebagai kawasan industri dan investasi.

Sehingga memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat,” ujar Amsakar, Jumat 17 April 2026.

Baca Juga: Pastikan Kesesuaian Faktual di Lapangan, Tim KKP Verifikasi 5 Lokasi Calon Kampung Nelayan Merah Putih di Tanjungpinang

Amsakar menekankan, keberhasilan pembangunan di Tanjung Banon sangat bergantung pada efektivitas komunikasi pemerintah dengan masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana kami mentransformasikan kebijakan kepada masyarakat agar kondisi di lapangan tetap kondusif dan dapat diterima dengan baik,” katanya.

Ia menambahkan, komunikasi yang dibangun tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga partisipatif agar masyarakat merasa dilibatkan dalam proses pembangunan.

Baca Juga: GOW Tanjungpinang Lakukan Aksi Sosial Santuni Warga Binaan di Rutan Kelas I Tanjungpinang

Dalam konteks program transmigrasi, Tanjung Banon diharapkan menjadi awal terbentuknya ekosistem ekonomi baru yang inklusif.

Masyarakat yang mengikuti program tersebut akan menjadi kelompok pertama yang merasakan manfaat pembangunan di kawasan tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini