Pada sisi belanja daerah, DPRD mengingatkan agar efektivitas anggaran tidak hanya diukur dari serapan, tetapi juga dari capaian output dan outcome program.
Evaluasi rutin serta disiplin dalam penjadwalan APBD dinilai krusial untuk menghindari keterlambatan proyek dan tunda bayar.
Baca Juga: Pertumbuhan Bangunan di Batam Makin Pesat, Kadis CKTR Tekankan Perlu Efisiensi Energi
Di sektor kepegawaian, DPRD menyoroti meningkatnya beban anggaran akibat penambahan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Pemerintah daerah diminta mengoptimalkan distribusi pegawai secara proporsional serta meningkatkan kompetensi berbasis kinerja. ***