KLIKREAD.COM, Batam - Terjadinya laju inflasi di Kota Batam pada 2025 lalu mengalami peningkatan akibat faktor eksternal, terutama gangguan pasokan pangan dari daerah pemasok pangan dari Sumatera.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menjelaskan Batam sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah.
“Dinamika inflasi Kota Batam terjadi pada akhir tahun akibat faktor eksternal yang terjadi di wilayah pemasok kebutuhan pangan Batam,” ujarnya.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas SDM, Pemko Batam Perluas Program Beasiswa Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu
Ia menyebut beberapa daerah pemasok utama seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami bencana pada akhir tahun.
“Gangguan distribusi dari daerah pemasok akhirnya mendorong kenaikan harga di tingkat konsumen,” kata Amsakar.
Hal tersebut menyebabkan inflasi Batam meningkat dari 2,24 persen pada 2024 menjadi 3,68 persen pada 2025.
Meski demikian, pemerintah menilai kondisi inflasi masih dalam batas yang dapat dikendalikan.
Baca Juga: Program Pemko Batam Pinjaman Modal Usaha Tanpa Bunga Jangkau Capai 1.500 UMKM
“Inflasi yang terjadi masih menunjukkan perekonomian Kota Batam dalam kondisi yang terkendali,” ujarnya.
Ke depan, pemerintah akan terus memperkuat stabilitas pasokan dan distribusi pangan untuk menekan inflasi.***