Serta tantangan global seperti kecerdasan artifisial, perubahan iklim, dan ekonomi hijau.
“Kita sedang berada di persimpangan sejarah. Bonus demografi bisa menjadi berkah atau beban.
Semuanya ditentukan oleh kualitas generasi mudanya hari ini,” katanya.
Menuju Indonesia Emas 2045 yang bertepatan dengan satu abad kemerdekaan, ia menekankan bahwa generasi unggul tidak lahir dari kebijakan yang biasa-biasa saja.
“Generasi Emas tidak lahir dari zona nyaman.
Ia lahir dari keberanian berpikir berbeda, bekerja lebih keras, dan mengubah cara lama menjadi cara baru yang lebih relevan,” tegasnya lagi.***