Usai sambutan Gubernur Ansar, acara dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abdil Muhadir Ritonga.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdil menekankan kemuliaan Bulan Suci Ramadhan sebagai momentum pembinaan diri dan peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT.
Baca Juga: Pemprov Kepri Evaluasi Statistik Sektoral, Targetkan Data Akurat untuk Pembangunan
Ia menyampaikan bahwa Ramadhan adalah bulan pendidikan rohani yang mengajarkan kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian sosial.
Karena puasa, menurutnya, tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan, perilaku dan hati dari perbuatan yang sia-sia.
“Ramadhan adalah bulan ketika Allah memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi hamba-Nya untuk kembali, memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada-Nya.
Setiap amal kebaikan sekecil apa pun akan bernilai besar di sisi Allah,” ungkapnya.
Baca Juga: Batam Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas ADEKSI 2026, Apresiasi Tinggi dari Ketua DPRD
Ustadz Abdil juga mengajak jamaah untuk memanfaatkan Ramadhan dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, bersedekah.
Serta memperkuat ukhuwah Islamiyah, terutama kepedulian terhadap anak yatim, kaum dhuafa dan para lansia.
“Ramadhan adalah bulan untuk memperkuat hubungan kita, tidak hanya dengan Allah SWT, tetapi juga dengan sesama manusia.
Perbanyak membaca Al-Qur’an, bersedekah dan peduli kepada anak yatim, kaum dhuafa, serta para lansia, karena di situlah keberkahan Ramadhan sesungguhnya,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyerahkan 150 paket sembako dan tali asih kepada anak yatim-piatu serta lansia, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang.
Baca Juga: Walikota Amsakar Pimpin Aksi Gotong Royong di Pantai Ocarina, Tekankan Gerakan Indonesia ASRI
Tabligh Akbar ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Abdil Muhadir Ritonga, memohon keberkahan, kesehatan