kepri

Sektor Kepelabuhanan BP Batam Catatkan Kinerja Solid Sepanjang 2025

Sabtu, 24 Januari 2026 | 21:17 WIB
Sektor Kepelabuhanan BP Batam Catatkan Kinerja Solid Sepanjang 2025

Menurut Li Claudia, fokus BP Batam tidak hanya pada peningkatan volume, tetapi juga pada efisiensi dan kepastian layanan bagi pengguna jasa kepelabuhanan.

Baca Juga: Sekda Firmansyah Resmikan Z-Corner, BAZNAS Batam Salurkan Bantuan Modal Usaha

“BP Batam terus mendorong efisiensi, kepastian layanan, dan kolaborasi dengan mitra usaha. Pelabuhan yang andal dan efisien adalah kunci untuk menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya tarik investasi,” jelasnya.

Kinerja positif tersebut turut ditopang oleh meningkatnya aktivitas kepelabuhanan sepanjang Januari hingga Desember 2025.

Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 109.174 kunjungan kapal barang dan penumpang, tumbuh 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Hindari Pertengakaran yang Tak Perlu untuk Ramalan Zodiak Pisces Minggu, 25 Januari 2026

Seiring dengan peningkatan kunjungan kapal, total Gross Tonnage (GT) juga mengalami pertumbuhan signifikan.

Sepanjang 2025, total GT mencapai 73,18 juta GT atau meningkat 15 persen secara tahunan, mencerminkan semakin intensifnya aktivitas logistik dan pelayaran di perairan Batam.

Dari sisi mobilitas orang dan pelaku usaha, pelabuhan-pelabuhan di Batam melayani sebanyak 9,37 juta penumpang domestik dan internasional sepanjang 2025.

Baca Juga: Untuk Ramalan Zodiak Aries Minggu, 25 Januari 2026: Kurangi Makanan Pedas dan Manis

Jumlah tersebut meningkat sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan terbesar tercatat pada layanan Terminal Ferry Internasional, dengan jumlah penumpang datang dan berangkat mencapai 5,3 juta orang atau tumbuh 10 persen.

Pertumbuhan ini menunjukkan peran strategis Batam sebagai simpul pergerakan lintas negara.

Baca Juga: Untuk Ramalan Zodiak Taurus Minggu, 25 Januari 2026: Perhatika Nasehat para Tetua

Dari sisi trayek, pertumbuhan sebesar 32 persen tercatat pada penumpang yang datang dan berangkat dengan rute Malaysia mengungguli rute Singapura yang hanya tumbuh 5 persen meski dari segi jumlah masih mendominasi.

Halaman:

Tags

Terkini