Melalui metode interaktif, peserta diperkenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mencuci tangan dengan benar, mengelola sampah secara higienis, serta merawat fasilitas sanitasi agar tetap berfungsi optimal.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias, dan menjadi momentum penting dalam membentuk budaya hidup bersih di kalangan generasi muda Jemaja.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga membagikan buku edukatif dan perlengkapan kebersihan untuk mendorong kebiasaan positif di lingkungan sekolah maupun rumah tangga.
Kepala MTs Al Ma’arif Jemaja juga menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.
Menurutnya, sebelum adanya program ini, kondisi sanitasi di sekolah sangat terbatas dan tidak mampu menampung kebutuhan siswa secara layak.
Kini, dengan fasilitas baru yang bersih dan nyaman, siswa menjadi lebih bersemangat mengikuti kegiatan belajar, dan lingkungan sekolah terasa lebih sehat.
“Kami merasa sangat terbantu. Fasilitas ini bukan hanya memperbaiki kenyamanan sekolah, tetapi juga memberikan pemahaman kepada anak-anak kami tentang pentingnya hidup bersih. Harapan kami, kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut di masa depan,” tuturnya.
Program ini memberikan dampak sosial yang signifikan.
Selain memperbaiki sarana fisik, kegiatan ini mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Siswa yang semula kurang memperhatikan perilaku hidup sehat kini mulai terbiasa mencuci tangan, membuang sampah pada tempatnya, serta menjaga kebersihan ruang kelas.
Baca Juga: Dibutuhkan Guest Service Agent–Mandarin Speaker di Grand Mercure Batam Centre
Perubahan ini menjadi modal sosial penting bagi pembentukan karakter generasi muda yang sehat, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan.
Lebih jauh, keberadaan fasilitas sanitasi di lingkungan sekolah juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.