“Penghargaan itu bukan sekadar simbol. Itu menunjukkan bahwa hubungan dan koordinasi antara pengurus daerah dengan pusat selama ini berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Baca Juga: Jembatan Teupin Mane Kembali Berfungsi, Ekonomi Bireuen Menggeliat
Meski demikian, Satria tidak menutup mata bahwa masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi dalam tubuh organisasi. Ia menekankan pentingnya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, tanpa menghilangkan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab yang sama.
Dengan semangat soliditas, Satria berharap Musda II JMSI Kepri dapat menjadi titik penguatan organisasi, bukan justru memunculkan perpecahan.
Ia mengajak seluruh peserta Musda untuk mengedepankan musyawarah, keikhlasan, serta kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi atau kelompok.
“Yang terpenting adalah soliditas. Sama rasa, sama tanggung jawab. Dengan semangat itu, JMSI akan terus hidup dan memberi manfaat,” tutup Satria.
Musda II JMSI Kepri diharapkan mampu menghasilkan keputusan strategis yang memperkuat peran JMSI sebagai organisasi media siber yang profesional, independen, dan berorientasi nasional. ***