KLIKREAD.COM, Pekanbaru - Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis SPPT-TI, Monitoring dan Evaluasi SPPT-TI, serta Bimbingan Teknis Pelayanan Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau.
Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 20 November 2025, bertempat di Hotel Premier Pekanbaru.
Lapas Bagansiapiapi mengirimkan tiga utusan, yakni Plt Kepala Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Nimrot Sihotang, satu orang Operator Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), serta satu orang Operator Bidang Kehumasan dan Kerja Sama.
Baca Juga: Prabowo Minta Kepala Daerah Tak Perlu Kerahkan Anak Sekolah Sambut Kunker Dirinya
Keikutsertaan ini mencerminkan komitmen Lapas Bagansiapiapi dalam meningkatkan tata kelola informasi, penguatan pelayanan publik, dan optimalisasi teknologi pemasyarakatan.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya akuntabilitas dan transparansi data.
“Transparansi merupakan kunci dalam membangun kepercayaan publik. Setiap satuan kerja harus mampu mengelola data dan informasi dengan baik agar pelayanan pemasyarakatan semakin terpercaya dan profesional,” ujarnya.
Baca Juga: Meski Ijazah Jokowi Ditunjukan ke Publik, Ketum JoMan Yakin Roy Suryo Cs Tak Akan Percaya
Pembukaan resmi ditandai dengan pemukulan gong.
Kegiatan berlanjut dengan sambutan Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama (Tekforma), Maulidi Hilal. Ia menekankan pentingnya integrasi sistem data dan penguatan layanan digital.
“Satu Data Pemasyarakatan bukan hanya program, tetapi fondasi bagi pelayanan yang efektif. SPPT-TI harus semakin solid, didukung kerja sama yang kuat dan kehumasan yang responsif agar seluruh layanan berjalan transparan dan terukur,” jelas Maulidi Hilal.
Baca Juga: 50 Peserta Ikut Pelatihan Juru Las dan Kewirausahaan Digelar Baznas Kota Batam
Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi dan komitmen seluruh peserta dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan di wilayah Riau. ***