KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Juramadi Esram, mengatakan pada tahun ini Disbud Kepri mengajukan 14 Warisan Budaya Takbenda (WBTb) ke tingkat nasional.
Tiga di antaranya berasal dari Tanjungpinang, yakni aqiqah, astakonah, dan upacara pijak tanah.
Pernyataan Juramadi ini saat kegiatan Kembara Warisan Budaya Susur Sungai Carang (Hulu Riau) dan Pulau Penyengat di Hotel Alltrue Tanjungpinang, Selasa 7 Oktober 2025.
“Saat ini Kepri sudah memiliki 89 WBTb.
Kalau ke-14 ini disetujui, jumlahnya akan menjadi 103.
Kami berharap semuanya bisa lolos,” ujar Juramadi.
Menurutnya, promosi budaya ini perlu terus dilakukan dan paling efektif adalah melalui media sosial yang dilakukan para kreator muda.
Baca Juga: UHC Kota Tanjungpinang Mencapai 97%, BPJS Kesehatan dan Pemko Tanjungpinang Optimalisasi Layanan JKN
“Sekarang zamannya digital.
Ketika warganet ikut bercerita tentang budaya, dampaknya bisa jauh lebih luas,” ucapnya.
Sementara Plt. Kabid Adat Tradisi, Nilai Budaya, dan Kesenian, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Heri Susanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kembara Warisan Budaya.
Menurutnya, pelestarian budaya akan lebih kuat jika melibatkan langsung masyarakat, terutama generasi muda.