KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Dalam rangka mengenal lebih dekat sejarah dan peradaban Melayu, Badan Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IV Riau–Kepri menggelar kegiatan Kembara Warisan Budaya.
Kegiatan'Susur Sungai Carang (Hulu Riau) dan Pulau Penyengat' digelar di Hotel Alltrue Tanjungpinang, Selasa 7 Oktober 2025.
Kegiatan bertema “Temukan Warisan, Ciptakan Cerita” ini berlangsung tiga hari, 7–9 Oktober.
Diikuti mahasiswa, influencer, konten kreator, Basarnas, Dewan Kesenian, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang.
Menurut Kepala BPK Wilayah IV Riau–Kepri, Jumhari, bahwa kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat sejarah dan peradaban Melayu.
Peserta diajak menyusuri Sungai Carang dan Pulau Penyengat, dua kawasan yang memiliki peran penting dalam perkembangan Kesultanan Riau–Lingga.
Baca Juga: Gubernur Kepri Akui APBD 2026 Menurun Akibat Berkurangnya Dana Trasfer Pusat ke Provinsi Kepri
“Kembara Warisan Budaya bukan sekadar perjalanan wisata, tetapi cara mengenali kembali sejarah dan peradaban Melayu yang pernah berjaya di wilayah ini.
Kami ingin generasi muda bisa melihat, merasakan, dan kemudian menceritakan ulang warisan budaya dengan gaya mereka sendiri,” ujarnya.
Jumhari berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas daerah.
Ia mengatakan, melalui kreativitas dan media digital, nilai-nilai budaya dapat disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah diterima masyarakat luas.***