KLIKREAD.COM, Kepri - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri akan menambah 5000 cartridge Tes Cepat Molekuler (TCM) dan juga memperkuat kapasitas kader.
Hal ini dilakukan guna mempercepat penuntasan Tuberkulosis (TBC) di Provinsi Kepri.
“Ke depan kita akan menambah 5.000 cartridge TCM, memperkuat kapasitas kader, serta mewajibkan skrining TBC bagi ASN dan tenaga kerja setiap enam bulan.
Baca Juga: Wisatawan Jatim Dinilai Potensial Kunjungan Kepri, Dispar Bakal Kerjasama Maskapai Garuda Indonesia
Ini agar penemuan kasus semakin masif dan pengendalian bisa lebih terukur,” ujar Kepala Dinkes Kepri, M Bisri dalam rapat yang dipimpin Gubernur Ansar Ahmad di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis 2 Oktober 2025.
Persiapan langkah berikut merupakan tindak lanjut dari evaluasi pelaksanaan penuntasan TBC di Kepulauan Riau.
Bisri menerangkan, meski Pemprov Kepri sudah membentuk Tim Percepatan Penanggulangan TBC sejak tahun 2022, namun sejumlah kendala masih menghadang.
Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Kepri Alami Kenaikan 17,06 Persen, Terbanyak ke Kota Batam
Mulai dari keterbatasan cartridge TCM, minimnya mesin X-ray portable, hingga belum optimalnya peran kader TBC di lapangan.
Pada kesempatan ini ia juga mengingatkan jika Indonesia masih menjadi negara dengan jumlah penderita TBC terbesar kedua di dunia.
“TBC masih menjadi ancaman serius.
Setiap tahun sekitar 1,3 juta orang meninggal akibat penyakit ini.
Baca Juga: Pemprov Kepri Lepas 19 Atlet akan Berlaga di Ajang PORNAS XVII KORPRI 2025 di Sumatera Selatan
Oleh karena itu, kita di Kepri harus bekerja lebih keras agar target eliminasi tahun 2030 bisa tercapai,” ujarnya.