KLIKREAD.COM, Batam - Walikota Batam Amsakar Achmad menilai Kota Batam kini semakin kokoh dalam menguatan kemandirian fiskalnya.
Hal ini tercermin dalam komposisi APBD Kota Batam lebih dari 42 persen bersumber dari Pendapat Asli Daerah (PAD).
Untuk itu tidak heran bila Walikota Batam telah memproyeksikan APBD Kota Batam tahun 2026 sebesar Rp4,4 triliun.
Baca Juga: Amsakar Tegaskan Kekompakan Modal Peting Membangun Batam ke Arah Lebih Baik
Dan sekitar Rp2,4 triliun di antaranya ditopang dari PAD Kota Batam.
Pernyataan Amsakar ini saat membuka Sosialisasi Optimalisasi PAD dari sektor opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Kegiatan ini digelar di Ballroom Lantai 6 Harmoni One Hotel, Senin 25 Agustus 2025.
Baca Juga: Walikota Ingatkan Masyarakat Peringatan HUT Kemerdekan RI Dijadikan Memperkuat Persatuan
“Jadi kemandirian fiskal Batam tercermin dari komposisi APBD kita, di mana lebih dari 42 persen bersumber dari PAD.
Bahkan untuk proyeksi APBD 2026 sebesar Rp4,4 triliun, sekitar Rp2,4 triliun di antaranya ditopang dari PAD.
Hal ini tentu menunjukkan bahwa Batam semakin kokoh dalam menguatkan kemandirian fiskalnya,” ujar Amsakar.
Baca Juga: BP Batam Tutup Akses Telaga Bidadari untuk Lindungi Kualitas Air Baku
Walikota Amsakar juga menegaskan, bahwa penguatan PAD memiliki peran vital untuk mendukung pembangunan daerah.
Ia mencontohkan, dari hasil Munas VII APEKSI pada Maret 2025 lalu di Surabaya, Wamendagri Bima Arya, menyampaikan.