"Mereka lebih memilih berdiri di podium upacara seremonial, ketimbang berdiri sejajar bersama rakyat yang sedang dizalimi," kata Andi tajam.
Baca Juga: Gubernur Ansar Serahkan Remisi Kemerdekaan Seluruh Narapidana di Kepri
Meski tanpa kehadiran pejabat dan wakil rakyat, upacara berjalan khidmat.
Bendera merah putih berkibar gagah, diiringi lantunan lagu kebangsaan dari suara serak petani di Sungai Raya dan Sekip Hilir.
Tangis dan amarah bercampur dalam satu tekad, melawan penjajahan gaya baru di tanah sendiri.
Baca Juga: Lapas Bagansiapiapi Gelar Olahraga Bersama, Solidaritas dan Silaturahmi Antarpetugas Terjalin
"Upacara ini bukan hanya memperingati hari lahir bangsa, tapi juga penegasan, kemerdekaan tanpa keadilan hanyalah ilusi. Kami akan terus berjuang melawan mafia tanah dan polisi yang melakukan kriminalitasi terhadap petani," tutup Andi Irawan. ***