KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, menilai bahwa budaya Melayu adalah pusaka yang harus terus dijaga.
Begitu pula budaya Melayu bukan hanya sebagai warisan, tetapi sebagai pedoman hidup.
Demikian dikatakan Lis saat menghadiri Festival Budaya Melayu 2025, di gelar di Pelataran Tugu Sirih, Tanjungpinang, Minggu 3 Agustus 2025.
Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Pastikan Seluruh PKL Direlokasi ke Pasar Bintan Centre
Pagelaran Budaya “Satu Melayu, Ragam Pesona Warisan” digelar kerjsama Pemko Tanjungpinang bersama mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM).
“Budaya Melayu jangan sampai hanya menjadi kenangan.
Ia harus terus hidup dan menjadi pedoman.
Budaya bukan sekadar tontonan, tapi tuntunan.
Ia adalah cerminan nilai, etika, dan jati diri,” tegas Lis.
Baca Juga: Wagub Kepri Serahkan Serahkan Hibah Boat Pancung ke Kodim 0316 Batam
Lis juga menekankan bahwa Tanjungpinang merupakan mata air bahasa dan budaya Melayu, sebagai akar dari bahasa persatuan Indonesia.
Pelestarian budaya menjadi bagian penting dari pembangunan daerah yang berlandaskan visi BIMASAKTI.
Wali Kota Lis Apresiasi Mahasiswa KKN UGM dalam Pagelaran Budaya “Satu Melayu, Ragam Pesona Warisan”
Baca Juga: Tim Futsal SMKN 1 Batam Raih Juara 1 Hi School Futsal Championship 2025