Impor Meningkat 43,10 Persen
Baca Juga: Lapas Batam Terima Kunjungan Delegasi Penjara Simpang Renggam Malaysia
Di sisi lain, nilai impor Provinsi Kepri Januari hingga Juni 2025 adalah sebesar US$11.429,38 juta yang jika dibanding dengan total ekspor kumulatif Januari-Juni 2024 mengalami kenaikan sebesar 43,10 persen yaitu dari US$7.986,78 juta menjadi US$11.429,38 juta.
Peningkatan impor Januari-Juni 2025 dibanding periode tahun lalu disebabkan oleh naiknya ekspor nonmigas 36,99 persen dari US$7.071,32 juta menjadi US$9.687,30 juta.
Peningkatan ini juga terjadi pada impor sektor migas yang naik sebesar 90,30 persen dari US$915,46 juta menjadi US$1.742,08 juta.
Baca Juga: Pemerintah Undang Masyarakat Ikuti Rangkaian HUT ke-80 RI di Istana Merdeka
Impor Provinsi Kepulauan Riau pada Juni 2025 mengalami peningkatan sebesar 35,81 persen, yaitu dari US$1.378,88 juta menjadi US$1.872,70 juta.
Peningkatan nilai impor Juni 2025 dibanding Juni 2024 disebabkan oleh kenaikan ekspor sektor migas dan sektor nonmigas masing-masing sebesar 29,56 persen dan 36,70 persen.
"Komoditi impor migas terbesar di Provinsi Kepulauan Riau pada Januari-Juni 2025 adalah hasil minyak dengan nilai impor sebesar US$1.742,06 juta dan memiliki peran 15,24 persen dari total nilai impor, " Kata Kepala BPS Kepri.
Baca Juga: Pemerintah Undang Masyarakat Ikuti Rangkaian HUT ke-80 RI di Istana Merdeka
Pada impor nonmigas, komoditi impor terbesar di Provinsi Kepulauan Riau selama Januari-Juni 2025 adalah hasil industri dengan nilai impor mencapai US$9.335,71 juta dan memiliki peran 81,68 persen dari total nilai impor. ***