kepri

Disdik Tanjungpinang Atur Ulang Masuk Sekolah dan Kegiatan MPLS Jadi 21 Juli 2025

Jumat, 11 Juli 2025 | 17:31 WIB
Teguh Ahmad Syafari, Kepala Disdik Kota Tanjungpinang. (Foto:Diskominfo Tanjungpinang)

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang mengatur ulang jadwal masuk sekolah dan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) untuk tahun ajaran 2025/2026.

Penyesuaian ini berlaku di seluruh jenjang pendidikan PAUD, TK, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta.

Melalui surat edaran Nomor B/421/13/5.3.03/2025 yang diterbitkan pada 10 Juli 2025, libur semester genap yang sebelumnya berlangsung dari 30 Juni hingga 11 Juli 2025 diperpanjang hingga 18 Juli 2025.

Baca Juga: BPK Lakukan Identifikasi Temuan 481 Keramik Hasil Pengangkatan BMKT di Museum SSBA Tanjungpinang

Sementara hari pertama masuk sekolah yang semula dijadwalkan pada 14 Juli, diubah menjadi 21 Juli 2025.

Penyesuaian juga diterapkan pada jadwal MPLS. Untuk jenjang TK dan SD, MPLS yang awalnya direncanakan berlangsung pada 14–25 Juli kini dijadwalkan mulai 21 Juli hingga 1 Agustus 2025.

Sedangkan di tingkat SMP, kegiatan MPLS yang semula akan digelar pada 14–16 Juli digeser menjadi 21–23 Juli 2025.

Baca Juga: Tokoh Agama Dinilai Garda Terdepan Bangun Karakter Masyarakat Guna Terciptanya Visi Batam Jadi Kota Madani

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, mengatakan perubahan ini dilakukan agar jadwal masuk sekolah di semua jenjang bisa berlangsung serentak, mulai dari SD hingga SMA.

“Ini kita buat supaya sejalan dengan tingkat provinsi, sehingga tidak ada lagi anak-anak sekolah tingkat SD dan SMP sudah masuk tapi SMA belum,” ujar Teguh, Jumat 11 Juli 2025.

Menurutnya, penyesuaian ini juga mendukung pelaksanaan Program Ayo Sekolah agar berjalan lebih optimal.

Baca Juga: Peringati HUT-RI ke-80, Pemko Batam akan Gelar Lomba Pawai Pembangunan dan Pawai Budaya Berhadiah Rp75 Juta

Program tersebut merupakan inisiatif untuk mendorong anak-anak agar bersekolah dan melanjutkan pendidikan, terutama bagi yang berisiko putus sekolah.

“Saya berharap Program Ayo Sekolah dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini