KLIKREAD.COM, Batam - Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah menanggung 17.818 peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi petani, nelayan dan pekerja ojeg online.
Dengan rincian jumlah tersebut, 2.650 peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk petani, 8.000 peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan, dan 7.168 peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi Ojek Online.
Demikian dikatakan Walikota Batam Amsakar Achmad saat menyerahkan secara simbolis kartu peserta dan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada petani penerima manfaat di Plaza TOP 100 Tembesi, Rabu 4 Juni 2025.
Baca Juga: Walikota Batam Tegaskan Pelaksanaan SPMB Jangan Ada Pungli, dan Ingatkan Sekolah Kuota Rombel
“Dengan adanya BPJS ketenagakerjaan ini, kini petani bisa bekerja keras tanpa rasa cemas.
“Bahkan, rencana (jika APBD mencukupi) RT dan RW serta tokoh agama akan diberikan perlindungan berupa BPJS Ketenagakerjaan juga,” ujar Amsakar.
Di kesempatan itu, ia berharap untuk semua pihak termasuk petani untuk meningkatkan semangat dalam bekerja.
Serta mendukung program pemerintah dalam memajukan Batam.
Baca Juga: SPMB Batam 2025, Amsakar: SayaTidak Mau Dengar Ada Pungli
“Ayo bersama-sama kita membangun Batam.
Jadilah bagian yang memberikan solusi berbagai permasalahan yang dihadapi Batam ini,” pesan Amsakar.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardani, menyampaikan, bahwa petani memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan berbagai komoditas pertanian.
Di balik itu, petani juga dihadapkan berbagai permasalahan seperti gagal panen hingga risiko kecelakaan kerja.