Beberapa warga menyampaikan aspirasi mereka secara langsung dalam forum tersebut.
Seperti Yusuf, warga Batu Merah, mengapresiasi kehadiran Bhabinkamtibmas dalam setiap permasalahan di wilayahnya.
Baca Juga: Dukung Tingkatkan Kemajuan Pendidikan, JMSI Kepri Perkuat Kerjasama MKKS SMA se Kepri
Namun juga menyoroti maraknya pencurian oleh anak-anak di bawah umur dan persoalan sampah.
Menanggapi hal ini, Kapolresta menjelaskan bahwa pelaku pencurian anak di bawah umur dengan kerugian di bawah Rp2 juta tidak dapat ditahan sesuai peraturan Mahkamah Agung.
Sementara Camat Batu Ampar menambahkan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan DLH dalam penanganan sampah dan terus mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Yusrizal, warga Seraya, mengucapkan terima kasih atas pengungkapan kasus pencabulan anak oleh Polsek Batu Ampar dan menyampaikan keluhannya mengenai proses pembuatan SIM yang dianggap sulit.
Menanggapi hal ini, Kapolresta menjelaskan bahwa pembuatan SIM merupakan bagian dari uji kompetensi yang terdiri dari teori dan praktik.
Masyarakat dipersilakan untuk berlatih langsung di Polresta Barelang.
Sebelum kegiatan ditutup, Kapolresta kembali menegaskan pentingnya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
Baca Juga: Remaja di Batam Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Bawah Pohon
Dan mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap gangguan keamanan kepada pihak berwajib.
Acara diakhiri dengan pemberian tali asih kepada warga serta sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara anggota Kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.***