KLIKREAD.COM, Pekanbaru — Tim Satuan Tugas (Satgas) Udara meningkatkan intensitas Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna menanggulangi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, Rabu 26 Agustus 2026.
Dalam sehari, sebanyak tiga ton garam (NaCl) disemai ke langit Riau melalui tiga tahap penerbangan (sortie).
Penyemaian material garam tersebut difokuskan untuk merangsang pembentukan awan hujan di wilayah-wilayah terdampak parah serta titik-titik rawan karhutla.
"Hari ini OMC dilaksanakan tiga sortie penyemaian. Sortie pertama menyasar wilayah Siak dan Bengkalis, sortie kedua meliputi Pekanbaru, Siak, dan Kampar, sedangkan sortie ketiga difokuskan ke Pelalawan dan Indragiri Hilir," ujar Kepala Bidang Kedaruratan BPBD dan Damkar Riau, Jim Gafur, Rabu 26 Agustus 2026.
Baca Juga: Minta Kepastian Status Pegawai, Guru Honorer Lakukan Audiensi ke DPR RI
Jim menjelaskan, rekayasa cuaca ini menjadi langkah krusial untuk memicu hujan buatan guna menurunkan intensitas asap sekaligus membantu pemadaman darat di area kebakaran.
Dengan masuknya tambahan tiga ton garam pada operasi hari ini, akumulasi material NaCl yang disemai selama rangkaian pelaksanaan OMC di Provinsi Riau kini telah mencapai 33 ton.
Pemerintah Daerah bersama Satgas Gabungan berkomitmen untuk terus memantau potensi awan dan melanjutkan penyemaian guna memastikan kualitas udara di Riau kembali membaik.***
Artikel Terkait
Ketua Projo Minta Maaf, Terait Pernyataan Tak Ada Hubungannya dengan Jokowi
Bantu Jurnalis Promedia Bangkit Lagi, Salurkan Tali Asihmu untuk Mereka yang Terdampak Gempa NTT
Kemendikdasmen Tegaskan Pendidikan Non Formal Jangan Tunda Pendaftaran TKA Paket C
Minta Kepastian Status Pegawai, Guru Honorer Lakukan Audiensi ke DPR RI